HALAL LIFESTYLE: SKENA SYARIAH KETIKA KOPI, FESYEN, DAN PRINSIP TANPA RIBA BERTEMU

  • 07 Maret 2026
  • 09:48 WITA
  • Admin
  • Berita

Samata, 6 Maret 2026. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar bekerja sama dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulawesi Selatan dan Bank Sulselbar menyelenggarakan kegiatan National Halal Fair dengan mengangkat tema “Halal Lifestyle: Skena Syariah Ketika Kopi, Fesyen, dan Prinsip Tanpa Riba Bertemu” Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026 pukul 08.30 WITA di Aula FEBI UIN Alauddin Makassar.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai konsep gaya hidup halal yang tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman, tetapi juga mencakup berbagai sektor seperti industri kopi, fesyen muslim, serta praktik keuangan yang bebas dari riba dan sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.

 

Dalam sambutannya dekan fakultas ekonomi dan bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Bapak Prof. Dr. Amiruddin K., M.E.I. Menyampaikan bahwa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat peran akademisi dan praktisi dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Kegiatan ini akan mencerminkan kepada anak muda pentingnya halal life style yang dapat di terapkan di berbagai lini kehidupan dari makanan, Fashion dan implementasi nilai keuangan syariah. Ekosistem ini perlu dibangun untuk menggerakkan ekonomi syariah agar terus dapat bertumbuh, ujarnya.

 

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang ekonomi dan keuangan syariah, yaitu:

 

1. Faisal Riza Basalamah, S.T., M.T., Direktur Infrastruktur dan Ekosistem Syariah KDEKS Sulawesi Selatan.

2. Prof. Dr. Amiruddin K., M.E.I.,Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.

3. Dr. Supriadi Hamid, S.E.I., M.E.I., Sekretaris Jurusan Perbankan Syariah UIN Alauddin Makassar.

 

Melalui diskusi ini, para narasumber

Membahas pentingnya kesadaran dan kekhawatiran dari penerapan gaya hidup yang melewati batas, dalam seminar ini telah dibahas status quo yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, tantangan lainnya juga berasal dari penyebaran informasi yang kian pesat sehingga perubahan gaya hidup dan juga kebiasaan juga secara signifikan dapat berpengaruh  kepada masyarakat. Dalam pembahasannya terdapat insfratruktur yang menjadi solusi utama pengentasan tantangan tersebut, di mana tujuan lembaga terkait ialah dengan berpartisipasi dalam kebutuhan masyarakat yang sekaligus dapat menjadi bagian edukasi dengan mengkolaborasikan makanan halal, fashion muslim dan penerapan keuangan syariah. Infrastruktur ini akan menjadi pondasi dan fasilitator yang dapat menunjang peningkatan praktik ekosistem syariah


Selain menjadi ruang diskusi ilmiah, National Halal Fair juga diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, praktisi, pelaku industri halal, serta mahasiswa untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya halal lifestyle semakin meningkat, serta mampu mendorong terciptanya inovasi dan peluang usaha yang berbasis nilai-nilai syariah.